A. Tujuan Praktikum
Adapun tujuan dari praktikum ini adalah untuk
mengamati struktur dan morfologi organisme yang tergolong coelenterata dan
mengklasifikasikannya.
B. Dasar Teori
Istilah Coelenterata diambil dari bahasa Yunani coilos=rongga,
enteron=usus. Gabungan istilah tersebut tidak diartikan sebagai hewan
yang ususnya berongga, tetapi cukup disebut hewan berongga. Istilah tersebut
juga mengindikasikan bahwa hewan coelenterata tidak memiliki rongga tubuh
sebenarnya, melainkan hanya berupa rongga sentral yang disebut coelenterons (Suwignyo,
2005 : 41).
Dinding tubuhnya secara esensial hanya tersusun atas
dua lapisan jaringan, yaitu: lapisan epidermis, dan lapisan gastrodermis atau
endodermis. Karakteristik coelenterata adalah tubuhnya bersel benyak, radial
simetri, diploblastik (endoderm dan ektoderm) pada epidermis terdapat
nematokis/alat penyengat, mulut dikelilingi oleh tentakel, belum mempunyai alat
eksresi dan respirasi khusus, belum mempunya darah, mempuyai system saraf
berupa saraf diffus berbentuk jala, reproduksi seksual dan aseksual (Ahmad :
2011).
Menurut Brotowidjojo, 1989 : 74, coelenterata terdiri
atas 3 kelas yaitu sebagai berikut:
1.
Hydrozoa, hewan yang lebih terkenal dari kelas ini adalah Hydra, di mana
bentuk silindris, hidup sebagai polip, dan tidak mempunyai bentuk medusa.
2.
Scyphozoa, berasal dari bahasa Yunani, skypho= mangkok, zoa=
binatang. Jadi skyphozoa adalah hewan berbentuk mangkuk. Contoh: Aurellia
aurita.
3. Anthozoa, bersal dari kata anthos= bunga, zoon= binatang.
Jadi Anthozoa adalah bunga karang. Contoh: anemon laut ( Metridium
marginatum).
Coelenterata umumnya hidup di laut, hanya beberapa
jenis yang hidup di air tawar. Sebagian besar hidup berkoloni atau soliter. Dalam
siklus hidupnya ia dapat berbentuk polip yaitu hidup menempel pada suatu
substrat atau berbentuk medusa yang bebas berenang. Bentuk polip tubuhnya
berbentuk silindris. Mulut bermuara ke dalam rongga gastrovaskuler atau enteron
yang berfungsi untuk mencerna makanan dan mengedarkan sari-sari makanan. Medusa
umumnya berbentuk seperti paying atau lonceng, tentakel menggantung pada
permukaan paying. Tentakel berfungsi untuk menangkap makanan, alat gerak dan
mempertahankan diri. Susunan saraf berupa anyaman sel-sel saraf yang tersebar
secara difusi. Coelenterata merupakan hewan yang belum memiliki anus (Lahay,
2006 : 58).
Reproduksi Coelenterata ada 2 cara, yaitu secara
aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dilakukan dengan membentuk kuncup.
Kuncup tumbuh di dekat kaki, semakin lama semakin besar, membentuk tentakel
untuk menangkap mangsanya. Tubuh anak ini akan melekat pada induknya, hingga
induk membentuk kuncup yang lain. Demikianlah lama-kelamaan akan terbentuk
koloni. Reproduksi seksual dilakukan dengan bertemunya sperma dan ovum. Sperma
dihasilkan oleh testis dan ovum oleh ovarium. Coelenterata meliputi berbagai
macam hewan air, misalnya hewan tumbuhan (hewan yang nampakanya seperti
tumbuhan), ubur-ubur, binatang karang, anemone laut, polip dan lain-lain (Hala,
2007 : 17).
C. Metode Praktikum
1. Waktu
dan Tempat
Adapun waktu
dan tempat pada praktikum tersebut adalah sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Senin, 6 Mei
2013
Pukul : 10.00 WITA
Tempat : Laboratorium
Zoologi Lantai II
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Samata-Gowa.
2.
Alat dan Bahan
a.
Alat
Adapun
alat yang digunakan pada percobaan tersebut adalah Pinset, papan seksi.
b.
Bahan
Adapun
bahan yang digunakan pada percobaan tersebut adalah awetan Solenastrea sp dan awetan Aurelia aurita.
3.
Cara Kerja
Adapun cara kerja
pada percobaan tersebut adalah sebagai berikut:
a. Menyiapkan
alat dan bahan yang digunakan.
b. Mengamati
morfologi tubuh pada bahan yang digunakan
c. Mengamati
bagian-bagian tubuh, tentakel, hipostum kerucut pendek yang mengelilingi mulut,
mulut ujung oral yang menghaadap ke atas, keping basal yang melekat pada dasar,
nematocyt terlihat sebagai bintil-bintil pada tentakel yang sedang menjulur.
d. Menggambar
hasil pengamatan.
D. Hasil dan Pembahasan
1.
Hasil
pengamatan
a.
Species :
Awetan Solenastrea sp
Keterangan:
1. Ektoderm
2. Endoderm
b.
Species : Awetan Aurelia aurita
Keterangan:
1.
Gonad
2.
Epidermis
3.
Ripholium
4.
Oral ame
5.
Filamen
6.
Mouth
7.
Subrella
8.
Radial coral
9.
Arum bracellia
10.
Stomach
2. Pembahasan
a. Solanastrea sp
1. Morfologi
Adapun morfologi dari Solanastrea sp adalah Hewan ini tampak seperti mankuk terbalik dan
berbentuk koloni, berbentuk seperti
atak manusia. Berwarana putih , tubuh berbentuk oliv, tentakel berbasis sekitar
mulutnya, memiliki alat tubuh seperti mulut yang berfungsi untuk tempat
masuknya makanan, alat gerak, alat pertahanan dan basal sebagai tempat
melekatnya substrak.
2. Sistem
Reproduksi
Sistem reproduksi dari Solenastrea sp adalah berkembang biak
secara aseksual yaitu dengan membentuk kungcup dan nantinya tumbuh hewan baru yang masing-masing menseresikan
zat kapur sebagai rangka tubuh.
3. Habitat
Umumnya terdapat dilaut yang mengandung O2 fluktuasi
suhu yang tidak melebihi 6 derajat celcius air lautnya jernih dan bersalinitas
tinggi.
4. Peranan
Adapun peranan Solanastrea sp adalah hewan ini
membentuk suatu terumbu karang yang indah sehingga merupakan taman laut yang
banyak dikunjungi wisatawan. Selain itu, terumbu karang merupakan lingkungan
yang baik bagi ikan sehingga dihuni oleh berbagai jenis ikan.
5. Klasifikasi
Adapun
klasifikasi dari Solanastrea sp adalah sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Filum : Coelenterata
Class : Anthozoa
Famili : Solanastreae
Genus : Solanastrea
Spesies : Solanastrea sp (Muhammad, 2013)
b. Aurelia aurita
1. Morfologi
Adapun morfologi dari
Aurelia aurita adalah tubuhnya berbentuk tseperti paying atau
lonceng ukuran tubuhnya relative besar. Polip Aurelia berukuran kurang lebih 5
mm, terikat pada suatu objek di dasar laut. Diameter tubuh biasanya berkisar
antara 7,5 cm hingga 30 cm tapi ada juga yang mencapai 60 cm. saluran
pencernaan makanan ubur-ubur berupa gastrovaskular. Di tengah permukaan tubuh sebelah bawah muncullah semacam
kerongkongan pendek menggantung ke bawah.
2. Sistem
Reproduksi
Adapun sistem
reproduksi dari Aurelia aurita adalah
memiliki
sistem reproduksi yang unik, yaitu baik yang berjenis kelamin laki-laki maupun
dan perempuan akan melepaskan sperma dan telur ke dalam air sekitarnya, di mana
telur yang telah dibuahi dan tumbuh menjadi organisme baru.
3. Habitat
Adapun habitat dari Aurelia aurita adalah hanya
berhabitat di perairan dangkal dan dalam di laut.
4.
Peranan
Adapun peranan
dari Aurelia aurita adalah ada yang
dapat dimakan, misalkan Aurelia. Anemon laut atau mawar laut banyak
digunakan sebagai hiasan pada akuarium air laut. Di laut, hewan ini membentuk
suatu terumbu karang yang indah sehingga merupakan taman laut yang banyak
dikunjungi wisatawan. Selain itu, terumbu karang merupakan lingkungan yang baik
bagi ikan sehingga dihuni oleh berbagai jenis ikan.
5. Klasifikasi
Adapun klasifikasi dari Aurelia
aurita adalah sebagai berikut:
Kingdom : Animalia
Filum : Cnidaria
Class :
Scyphozoa
Ordo : Decapoda
Famili :
Aureliae
Genus : Aurelia
Spesies : Aurelia aurita (Ahmad, 2011)
E. Kesimpulan dan Saran
1. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari praktikum ini
adalah coelenterata adalah hewan berongga mempunyai bentuk tubuh polip dan
medusa yang terbentuk dalam siklus hidupnya. Polip berbentuk tubular, sessil.
Sedangkan Medusa berbentuk seperti payung. Dinding tubuhnya secara esensial
hanya tersusun atas dua lapisan jaringan, yaitu: lapisan epidermis, dan lapisan
gastrodermis atau endodermis. Karakteristik coelenterata adalah tubuhnya bersel
benyak, radial simetri, diploblastik (endoderm dan ektoderm) pada epidermis
terdapat nematokis/ alat penyengat, mulut dikelilingi oleh tentakel, belum
mempunyai alat eksresi dan respirasi khusus, belum mempunya darah, mempuyai
system saraf berupa saraf diffus berbentuk jala, reproduksi seksual dan
aseksual Coelenterata terdiri atas 3 kelas yaitu Hydrozoa, Anthozoa, Scyphozoa.
Adapun klasifikasi dari Solanastrea sp dan Aurelia aurita adalah sebagai berikut :
Klasifikasi Solanastrea sp:
Kingdom : Animalia
Filum : Coelenterata
Class : Anthozoa
Famili : Solanastreae
Genus : Solanastrea
Spesies : Solanastrea sp
Klasifikasi
Aurelia aurita:
Kingdom : Animalia
Filum : Cnidaria
Class : Scyphozoa
Ordo :
Decapoda
Famili : Aureliae
Genus : Aurelia
Spesies : Aurelia aurita
2.
Saran
Adapun saran yang dapat saya berikan setelah melakukan praktikum
ini adalah agar praktikan membawa lebih banyak spesimen agar
organisme yang diamati lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, 2011. Blog Ahmad. Berbagi Ilmu Coelenterata.http://ahmad
hasanuddin.Blogspot.com
(10 mei 2013).
Brotowidjojo, Mukayat Djarubito. Zoologi Dasar. Jakarta: Erlangga, 1989.
Hala,Yusminah.
Dasar Biologi Umum II. Makassar: Alauddin Press. 2007.
Jutje S, Lahay. Zoologi
Invetebrata. Makassar: Universitas Negeri
Makassar.
2006
Muhammad,
2013. Mengenal Seluk Beluk Phylum Coelenterata.
http://gurungeblog.wordpress.com.
(Tanggal 8 Mei 2013).
Suwignyo,Sugiarto.
Avetebrata Air Jilid I1. Jakarta: Penebar Swadaya. 2005.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar